Kamis, 06 November 2014

Menulis Seperti ROADTRIP dalam gelap

Jadi beberapa bulan ini gua mencoba untuk menulis.
Meskipun progresnya tidak bisa dibilang membanggakan tapi ada satu hal yang gua rasakan

Diantara gundah gulana bagaimana membawanya dan pemilihan kata gua mendapatkan gambaran yang lumayan jelas bagaimana proses menulis itu di gambarkan

Rasanya seperti roadtrip tapi bedanya selama di perjalanan selalu gelap gulita.
Pandangan hanya sebatas 3 meter di depan
untuk mengetahui apa yang ada di depan kita satu - satunya cara ya hanya menggas mobil atau motor kita.
Antara lain terus menulis.

Kita tahu tempat yang kita tuju artinya terkadang beberapa point sudah ada gambarannya.

Taapi begitu sampai tempat tujuan katakanlah kotanya ada berbagai macam jalan untuk menuju keevent yang sudah ada di kepala
Dan ada berbagai macam opsi yang ada didepan mata begitu kamu sampai kekota itu. akhirnya event itu atau tempat itu tersaingi oleh pilihan lainnya.
Yang masalahnya kamu gak akan tahu yang mana yang akan menjadi pilihan yang terbaik.
Kembali lagi kita hanya berdiri dalam gelap.
Cara satu - satunya untuk mengetahuinya kembali lagi melanjutkannya gas lagi kembali menulis lagi.

Gua rasa ini juga berlaku di kehidupan.
kegagalan dan kesuksesan gak akan pernah di temui bila tetap diam.
Kembali lagi gas lagi untuk mengetahuinya.
bila tetap ditempat gagal sudah pasti

Selasa, 04 November 2014

My Rant of Remember When - Ketika kau dan aku jatuh cinta

Jujur prediksi gua ini adalah film anak remaja yang menye - menye. dan seharusnya gua ngga nonton.
Tapi demi lihat Gia yang diperankan stella cornelia (twitter : @stella_scw ) gua nonton. Salah!
Demi melihat stella memerankan Gia gua nonton.

Dan gua sadar bener peran stella disini pasti jadi wanita kedua pemeran utama. wanita pertama pemeran utamanya adalah Freya diperankan michelle ziudith (twitter : @michelleziu ) tapi ngga apa - apa.
Gua ngga tau gimana di novelnya tapi di filmnya fajar bustomi dibawanya di masa sekarang balik lagi ke masa lalu dan terus lanjut ke konflik sampai balik lagi ke masa sekarang lagi dan penyelesaian masalah.

Semuanya dimulai dari Freya di HK beres - beres terus sebuah foto jatuh memunculkan.
Freya, Gia, Adrian, dan sampul buku KBBI. dari sana mereka kembali ke masa SMA di mana memunculkan KBBI dan Adrian main basket.
Sementara yang cewek nunggu. dan ceritanya mulai jalan dari sana.
Secara garis besar gua ngga suka dengan actingnya adrian. rasanya masih ada yang kurang karakternya kurang tajam.
Dan dicerita ini ada sisi gelapnya, di mana adrian membenci papa nya sendiri karena selingkuh dari mamanya
namun pada akhirnya ketika mama nya meninggal. Adrian melakukan hal yang sama dengan Gia. Ironis.

Bagian humor di isi oleh teman cowoknya yang suka nimbrung, mongol dan fico.
Dan si sampul KBBI itu menggambarkan cowok yang mengejar mimpinya berjalan di jalan dia sendiri sesuai dengan pemikirannya.

Gua rasa para remaja bakal suka film ini tapi berhubung umur gua yang sudah melampui rasanya jadi kurang sedap menonton film ini.

Apa lagi di saat terakhir 1 scene dipenuhi oleh lagu gelisahnya stella sendiri dan 1 lagu ran.
Rasanya seperti maksa memasukkan scene dengan di iringi lagu seperti itu.

Spoiler
Akhirnya gia melepas adrian untuk bersama freya.
dan menurut gua tipe karakternya yang paling berasa seperti ini:
Adrian mencari tempat yang nyaman untuk dirinya
Freya mencari laki - laki yang bisa mengerti dia
Gia berjuang bagaimana pun untuk cintanya
Si sampul KBBI berjalan sendiri sesuai dengan pikirannya mengejar mimpinya dan idealismenya sendiri