Rabu, 01 Oktober 2014

Hey! kamu tahu gak?

Hey! kamu tahu gak?
Waktu pertama kali ketemu kamu sudah berhasil menghentikan waktu di dalam diriku.
Walau pun sesaat jantungku berhenti berdetak. Cahaya berhenti di depan mataku memantulkan paras cantikmu sesaat.
Pada saat ku bertanya siapa namamu kamu hanya menjawab singkat.
Waktu itu aku hanya tahu nama panggilanmu.
Tak berani ku bertanya lebih jauh.
Tau sedikit pun aku sudah senang.

Berapa lama aku mencari tapi tidak bertemu.
Dari temanku ku tahu kita beda agama dan latar sosial
Tapi aku tak apa. 
ku yakin kita berbeda tapi bisa menjadi sesuatu yang lebih.
Sayang teman-temanku berpikiran sempit.
Hinaan dan ejekan pun mendera.
Tak mengapa.
Tak apa - apa.
Sekali api berkobar pasti ada korban.
Biar aku saja yang menerima kamu tak usah.

Karna satu hal dan lainnya aku dan kamu gak bisa bertemu
Mungkin takdir, mungkin aku yang terlalu bodoh.
Mungkin aku terlalu banyak mungkir.

Sampai satu saat aku beranikan diri
Menyapamu dan mengucapkan selamat atas kelulusanmu
Tak kusangka kamu mengingatku.
Kamu tersenyum
Dan sekali lagi waktu berhenti. Jantung berhenti. Cahaya berhenti.

raut mu yang indah senyum yang menghiasi.
Kulit yang putih, tubuh yang mungil, bahu yang kecil
Curang sekali.
Membakar di pikiranku, menyiksaku bertahun lamanya
Saat ku lihat cincin di jari mu dan bertanya.
Hanya untuk mengetahui kamu akan menjadi milik oranglain

Khianat hati ini menyiksa.
Meskipun begitu ku setulus hati berharap kamu bahagia.
Bisa saja seperti adegan di film kutarik dan ku kecup bibir merah mu
Tapi aku tak yakin kamu akan bahagia.

Memberontak pikiran ini tak tentu.
Aku hanya bisa tersenyum menyelemati mu
Mengucapkan doa agar kamu bahagia lebih di depan jalan yang kamu pilih

Senyum mu mekar lebih dari sebelumnya
Ku tahu kamu akan bahagia
dan aku mendoakannya setulus hati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar